Kendari, SULTRAVOX.COM – Komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam menjaga kedaulatan pangan membuahkan hasil gemilang. Berdasarkan rilis data Badan Pangan Nasional per 31 Desember 2025, ibu kota Sulawesi Tenggara ini sukses mengamankan peringkat kedua secara nasional sebagai wilayah dengan jumlah Kios Pangan terbanyak.
Dominasi di Level Daerah dan Nasional
Dengan total 106 unit yang beroperasi secara aktif, Kendari membayangi Kota Malang yang bertengger di posisi puncak. Prestasi ini sekaligus mengungguli Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanggamus dalam jajaran lima besar pusat distribusi pangan di Indonesia.
Keberadaan Kios Pangan di Kendari juga menjadi tulang punggung bagi rapor Provinsi Sulawesi Tenggara. Dari total 112 titik yang tersebar di wilayah “Bumi Bahteramas”, lebih dari 90% di antaranya berada di Kendari. Hal ini menempatkan Provinsi Sultra di urutan ketujuh nasional dalam sebaran akses pangan.
Strategi Intervensi Pasar
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadis Ketapang) Kota Kendari, Abdul Rauf, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka statistik. Menurutnya, ratusan gerai tersebut merupakan instrumen vital untuk melakukan penetrasi pasar demi mengendalikan fluktuasi harga.
“Pencapaian ini adalah manifestasi kerja keras tim dan sinergi warga. Kios Pangan berfungsi sebagai garda terdepan dalam memastikan stok pangan tersedia dengan harga yang kompetitif bagi masyarakat,” terang Abdul Rauf pada Minggu (04/01/2026).
Proyeksi di Tahun 2026
Memasuki tahun baru, fokus pemerintah akan bergeser pada penguatan kualitas layanan. Abdul Rauf memastikan bahwa komoditas strategis seperti beras, gula, dan minyak goreng akan terus dipantau agar tetap tersedia sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Target utama di tahun 2026 adalah meminimalisir hambatan akses bagi warga dalam memperoleh kebutuhan pokok. “Prestasi ini adalah pelecut semangat bagi kami untuk terus berkreasi dan menjamin tidak ada penduduk Kendari yang terbebani oleh tingginya harga pangan,” tutupnya.
MA







